Profil DSGroup

NAMA              : UD.DWI SAPUTRA
ALAMAT        : JL.GADJAH MADA NO 05 KECAMATAN JETIS KABUPATEN
PONOROGO JAWA TIMUR INDONESIA
TELP / HP     : 0352-311933 / CP DWI. 081335010001
BIDANG USAHA    : USAHA PERTANIAN MELIPUTI :

  1. PRODUSEN DAN PENANGKAR BENIH PADI DAN PALAWIJA TERGABUNG DALAM HPPB (HIMPUNAN PRODUSEN PEDAGANG BENIH) JAWA TIMUR
  2. PRODUSEN BERAS ORGANIK
  3. PRODUSEN BERAS (KONVENSIONAL/NON-ORGANIK)
  4. PRODUSEN PUPUK DAN AGENS HAYATI.

SURAT IJIN USAHA (SIUP):
TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP) :

Sejarah Singkat:

Saya mulai menjadi petani pada tahun 2005 setelah menyelesaikan pendidikan Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga Jogjakarta pada tahun 2001. Pada tahun 2001 melanjutkan studi di Magister Manajemen Agrobisnis Universitas Gadjah Mada selesai tahun 2003. Pada tahun 2005 lulus dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan pada tahun yang sama kembali ke desa memutuskan untuk menjadi seorang petani, yang memang sudah menjadi tujuan utama saya ketika masuk di MMA UGM ingin menjadi petani. Pada tahun 2005 sampai dengan 2007 saya belajar bertani dengan orang tua yang memang seorang petani dan mempunyai usaha pertanian UD. Dwi Saputra sebagai penangkar benih padi dan palawija di Ponorogo, yang sudah berdiri mulai tahun 1990.

Dari aspek on-farm mulai tahun 2007 saya concern terhadap teknologi budidaya SRI (System of Rice Intensification) dan pertanian organik, yaitu dengan melakukan perubahan pola tanam secara perlahan dari pola tanam konvensional ke pola tanam SRI-Organik hingga sekarang. Kegiatan ini bertujuan untuk merubah paradigma petani dalam hal budidaya tanaman padi dengan melakukan efisiensi biaya produksi dan optimalisasi sumber daya yang ada. Tahun 2012 pola tanam kami dijadikan sebagai model pertanian SRI-Organik di kabupaten Ponorogo. Dokumentasi kegiatan on-farm teknologi budidaya tanaman padi dengan SRI-Organik terlampir.

Hingga tahun 2012 dalam proses budidaya tanaman padi, saya sudah melakukan beberapa komponen teknologi SRI antara lain :

  1. Varitas unggul dengan bagaimana menyesuaikan faktor genotipe, faktor lingkungan dan preferensi atau keinginan petani.
  2. Benih bermutu dengan parameter sehat, murni dan daya kecambah tinggi.
  3. Tanam bibit muda yaitu 8 s/d 10 HSS (hari setelah sebar).
  4. Jumlah bibit per lubang tanam adalah 1 lubang 1 tanaman / in link.
  5. Tanam dengan jarak tanam lebar lebih dari 35 s/d 40 cm dengan sistem jajar legowo atau tegal.
  6. Pada lahan Organik : Program 2 tahun tanpa menggunakan pupuk kimia dan pestisida hanya dengan menggunaan pupuk organik plus (pupuk hayati) baik cair / POC maupun padat dengan bahan organik (kompos jerami atau pupuk kandang) yang telah melalui proses dekomposisi.
  7. Pada lahan Semi-Organik : pemupukan spesifik lokasi dengan pengurangan penggunaan pupuk kimia secara berkala program selama 2 tahun hingga 200 kg / Ha.
  8. Pengairan berselang (intermitten).
  9. Pengendalian gulma secara terpadu.

Pengendalian hama dan penyakit secara terpadu dengan menggunakan agens hayati yaitu pias tricograma, corine bacterium, biveria dan verticilium.

Dalam melakukan sosialisasi beberapa varietas tanaman padi ke petani, kami melakukan beberapa kali penelitian uji multi varietas di wilayah Ponorogo. Uji multi varietas ini bertujuan untuk secara aktif  memberikan informasi perkembangan varietas baru di Indonesia kepada para petani di kabupaten Ponorogo khususnya.

Untuk mengetahui produk-produk Dwi Saputra Group dapat dilihat pada Store Online Kami.

 

© 2013 Dwi Saputra Group | Media Informasi, Transformasi dan Edukasi Teknologi Pertanian

Design by | AngkringanWeb